Beternak hewan dan ikan

Ayam Aduan Asli Indonesia Bagian 2

RAGAM JENIS AYAM ADUAN ASLI INDONESIA JILID 2
  • Ayam Banten
Ayam banten terkenal pada zaman Sultan Ageng Tirtayasa karena kehandalannnya aym ini terkenal sampai Bugis dan Malaka pada saat jaman itu. Ayam banten terkenal karena ayam jenis ini tidak takut walaupun mendapat lawan yang mempunyai postur lebih besar. Dari sifatnya yang pantang menyerah dan berani mati inilah yang menjadikan ciri utamanya. Ayam banten jantan mempunyai ciri ciri sebagai berikut:
  1. Berat tubuhnya rata-rata sekitar 2 kg.
  2. Kepala sedang dan bentuknya oval.
  3. Mata ayam ini berwarna merah darah, tajam dan berapi-api.
  4. Paruh besar, cukup panjang, runcing dan kuat, paruh berwarna kuning pucat.
  5. Bentuk jengger tunggal, akan tetapi kebanyakan bentuknya sumpel ukuran sedang dengan warna merah pucat.
  6. Terdapat pial sepasang, warna merah segar, ukuran sedang.
  7. Ukuran cuping telinga sedang, berwarna merah segar.
  8. Leher pendek, kokoh.
  9. Bulu hias pada leher kecil pendek dan mempunyai ujung runcing, warna bulu hias biasanya berwarna kuning segar dan merah merona.
  10. Bulu hias pada pinggang kecil dan panjang mempunyai bulu dengan ujung runcing, warnanya ada yang berwarna kuning kemerah merahan, cokelat maupun putih.
  11. Pada bulu ekor keras dan kaku, sedikit pendek, sedangkan bentuk pada  bulu ekor pokok melengkung lebar, akan tetapi tidak sampai menyentuh tanah, warna hitam mengkilap.
  12. Bentuk body ramping dan tegap, seperti membentuk posisi 60 derajat, kesannya atletis.
  13. Untuk ukuran panjang kaki cukup panjang, berukuran sedang, membulat dengan sisik kecil teratur dan rapi, warna pada kakinya kuning gading mempunyai belang hitam kehijau-hijauan.
  14. Jari kaki besar, warnanya kuning abu-abu kehijau-hijauan.
  15. Pada telapak kaki halus berwarna abu-abu.
  16. Pada tajinya ukuran besar dan hampir lurus, ujung runcing dengan warna abu kekuning-kuningan.
  17. Suara kokoknya keras dan pendek.
Sedangkan ciri ciri Ayam Banten betina adalah
  1. Berat badan sekitar 1,2 kg.
  2. Kepala ukuran sedang, mempunyai bentuk oval.
  3. Bentuk paruh lebar dan mempunyai warna kuning pucat.
  4. Mata warna merah.
  5. Biasanya jengger berbentuk sumpel ukuran kecil, dan mempunyai warna merah pucat.
  6. Pial sepasang mempunyai warna merah segar, dan pial tersebut tumbuh menggantung di bawah rahang, ukurannya kecil sekali.
  7. Body lebih kecil dari pada pejantannya dengan posisi badan agak mendatar.
  8. Pada bulu badan mempunyai warna beraneka ragam, akan tetapi ada juga yang hanya warna satu macam saja.
  9. Pada bagian bulu ekor lebat dan menyempit pada ujungnya.
  10. Bentuk kaki bulat, bersisik kecil teratur dan rapi, warna pada kakinya kuning keabu-abuan.
  11. Pada jari kaki besar dan agak pendek, berwarna kuning keabu-abuan.
  12. Pada telapak kaki halus dan mempunyai warna abu-abu.
  13. Jumlah telur sebanyaknyak antara 10 sampai 14 butir telur per periode.
  14. Sifat ayam banten pada betina suka mengeram dan mau menerima titipan telur dari induk ayam yang lain.
Ciri ciri Telur Ayam Banten
  1. Mempunyai bentuk oval, berukuran sedang dengan warna cangkang putih kecoklat-coklatan.
  2. Induk mengerami telur selama 21 hari dan akan menetas anakannya dengan bulu kapas berwarna kuning bercak-bercak coklat dan hitam.

  • Ayam Sumatra atau Black Sumatra

Pada tahun 1847, ayam sumatra pernah menjadi salah satu dagangan dengan tujuan Eropa dan Amerika. Pada waktu itu ayam asli sumatra ini di impor dengan tujuan untuk sabung ayam. Akan tetapi pada tahun 1883 ayam sumatra digunakan dengan tujuan ayam hias dan dimasukan dimasukkan ke dalam American Standard of Perfection. Ciri ciri ayam sumatra jantan

  1. Berat badan rata-rata 2 kg,termasuk jenis yang kecil bila dibandingkan dengan ayam lokal unggul yang lain. 
  2. Body terlihat atletis, dada bidang, dan terlihat kekar dan sigap.
  3. Pada bulu hias leher pendek dan lebat sekali, berwarna mulai dari oranye sampai merah darah.
  4. Pada bulu punggung dan pinggang berwarna kuning, merah menyala, ungu,dan  hijau mengkilap.
  5. Pada bulu badan disebelah bawah dan dada warna hitam.
  6. Bulu pada sayap kaku dan pendek berwarna hitam kehijau-hijauan bercampur warna coklat, abu abu dan putih.
  7. Pada bulu ekor lebat, panjang menjuntai dan keras, akan tetapi tidak menyentuh tanah.
  8. Pada paruhnya besar, pendek, kuat sekali, dan warna paruhnya abu-abu kehitaman.
  9. Matanya agak menjorok kedalam, berwarna merah kehitaman, terlihat galak.
  10. Jengger bentuk jamangan, kecil dan warna merah kehitaman.
  11. Pial dan cuping telinga kecil, warna merah kehitaman.
  12. Kaki panjang dan kekar, dengan sisik besar teratur rapat, warna kaki abu-abu kehitaman.
  13. Jari pada kakinya panjang, terlihat kokoh, dan mempunyai warna hitam kusam.
  14. Kuku panjang, runcing, dan berwarna hitam keabu-abuan.
  15. Telapak pada kakinya halus, mempunyai warna kuning jerami.
  16. Pada tajinya mencuat tajam, panjang, berbonggol besar dan pada tajinya berwarna abu-abu hitam kusam.
  17. Suara kokoknya bernada tinggi.

Ciri ayam sumatra betina

  1. Bobot ayam betina rata rata 1,5 kg.
  2. Body agak tambun tetapi lebih kecil dari jantannya.
  3. Bentuk jengger jamangan, kecil, dan berwarna hitam kemerah merahan.
  4. Pada pialnya kecil dan berwarna merah darah.
  5. Pada matanya agak besar, dan letaknya agak menjorok ke dalam, berwarna hitam.
  6. Sedangkan pada paruhnya besar dan pendek, mempunyai warna pada paruhnya abu-abu kehitaman.
  7. Pada bulu badan paling banyak warna hitamkehijauan bergaris putih atau coklat kemerahan bergaris kuning.
  8. Pada tulang sayap terlihat kokoh dengan bulu yang keras.
  9. Pada bulu ekor pendek dan menyempit hingga ujung ekornya.
  10. Kaki mempunyai sisik yang kecil, rapat, dan berwarna hitam kecoklatan, dan pada jari kakinya besar dan kuat.
  11. Mempunyai kuku yang panjang, runcing dan melengkung, warna pada kuku hitam kusam.
  12. Telapak pada kaki halus, dan mempunyai warna kuning jerami.

Ciri-Ciri Telur Ayam Sumatra

  1. Ukuran telur sedang
  2. Warna telur putih coklat kecoklatan
  3. Mempunyai bentuk oval memanjang.
  4. Anak ayam sumatra mempunyai bulu kapas berwarna kuning pucat berbercak coklat kehitaman.
  • Ayam Bangkalan
Menurut masyarakat bangkalan madura, ayam bangkalan yang sekarang adalah ayam keturunan milik Bupati Cakraningrat I dari Bangkalan, Madura. Ayam bangkalan adalah ayam aduan yang pukulan taji/jalunya luar biasa, selalu tepat mengenai mata silawannya, sehingga sang lawan menjadi buta. Kokok ayam bangkalan keras, tetapi pendek dan pandangan matanya terlihat garang. Ciri ciri ayam bangkalan adalah sebagai berikut:

  1. Bobot ayam bangkalan jantan dewasa rata rata sekitar 2,5Kg. 
  2. Mempunyai kepala oval memanjang.
  3. Mata agak menjorok kedalam dan warna mata kuning kemerahan. 
  4. Bentuk paruh lebar, besar, dan sedikit melengkung, warna paruh kuning dan putih terang. 
  5. Bentuk jengger sumpel kecil, dan warna pada jenggernya berwarna merah darah. 
  6. Mempunyai pial sepasang, berukuran sedang, warna merah darah. 
  7. Leher pendek dan kokoh. 
  8. Warna bulu hitam dan putih, dengan corak warna kecoklatan
  9. Pada lehernya mempunyai bulu yang berwarna merah merona dan kuning kemerahan.
  10. Body ramping, tinggi, kekar, dan padat. 
  11. Pada bulu sayap besar, keras, dan kaku, mempunyai warna hitam mengkilap, dan pada ketiaknya ditutupi bulu bulu halus yang berwarna kuning dan cokelat kemerahan. 
  12. Pada bulu hias pada punggung kecil dan panjang, mempunyai warna kuning cerah atau merah kecokelatan. 
  13. Pada bulu ekor besar, dan panjang melengkung, tapi tak sampai menyentuh tanah, dengan warna bulu hitam kebiruan mengkilap
  14. Kaki bulat panjang dan kokoh, mempunyai sisiknya besar, teratur, dan rapat, warna kaki kuning kunyit dengan corak belang hitam, 
  15. Pada Jari warna kehijauan, warna kuku putih, bentuk kuku besar, pendek, dan melengkung pada ujungnya. 
  16. Pada telapak kaki halus dan dan berwarna kuning pucat.
  17. Taji atau Jalu besar, sedikit melengkung dan tumpul ujungnya tajinya.



Related : Ayam Aduan Asli Indonesia Bagian 2

1 Komentar untuk "Ayam Aduan Asli Indonesia Bagian 2"