Beternak hewan dan ikan

Berbagai Jenis Ayam Pegar atau Pheasant 4



Ayam Pegar / Pheasant Halaman 4

Pada halaman 4 ini, saya akan membahas tentang Pegar Bertelinga Putih, Pegar Bertelinga Coklat, Pegar Bertelinga Biru, Pegar Cheer Pegar Reeve, Pegar Elliot, Pegar Ekor Balok, Pegar Mikado, Pegar Tembaga, Pegar Hijau, dan terakhir adalah Pegar Kaukasus.

Pegar Bertelinga Putih/ White Eared Pheasant (Crossoptilon Crossoptilon)
Ayam Pegar Bertelinga Putih atau White Eared Pheasant ( Crossoptilon Crossoptilon ) adalah spesies "burung pegar bertelinga", nama ini disebabkan karena pegar ini di dominasi warnanya yang putih dan memiliki jambul telinga yang menonjol, bukan karena memiliki telinga putih. Penduduk asli Himalaya menyebutnya shagga, yang berarti unggas salju. Ayam pegar ini suka bergerombol didalam kelompok besar, dan mencari makanan bersama sama di padang rumput pegunungan terdekat atau di atas garis salju sepanjang tahun. Crossoptilon Crossoptilon berasal dari China , Qinghai , Sichuan , Yunnan dan Tibet , di mana ia cenderung menghuni hutan campuran dan dapat ditemukan di sekitar biara - biara Buddha

Ayam pegar ini dari jenis ayam pegar bertelinga adalah ayam yang sangat handal sewaktu terbang. Kelebihan dari jenis ayam pegar bertelinga adalah mampu terbang di atas salju yang sangat dingin. Dengan bantuan ekor yang besar dan lebar ayam pegar mampu bergerak melintasi salju yang sangat dingin hanya dengan memutarkan sayap mereka, dan dengan bulu yang begitu lebat, bulu tersebut sanggup menopang beban berat badan ayam pegar.

Ciri ciri ayam pegar yang paling mencolok adalah warna bulu putih seperti sallju dengan mahkota hitam beludru mencolok, ekor yang berwarna hitam kebiruan gelap, dan kulit dan kaki kepala yang berwarna merah terang. Tidak seperti ayam pegar bertelinga lainnya, Spesies ini memiliki jambul telinga yang cukup kecil dan ekornya lebih pendek dan kurang berhias. Meskipun ayam pegar jantan dan betina hampir identik (ciri unik di antara burung pegar), ayam bertelinga putih dapat dibedakan dari ayam jantan dengan ukurannya yang sedikit lebih besar, panjangnya bisa mencapai panjang 86-96 cm dan beratnya 1400-2050 g untuk betina dan 2350-2750 g. 

Ayam pegar bertelinga putih ini memakan berbagai benih, buah, daun dan tunas, tapi ayam ini adalah penggali terbaik untuk jenis spesies ayam pegar, dengan menggunakan paruh kuat ayam pegar ini digunakan untuk menggali akar, umbi dan serangga.

Ayam pegar bertelinga putih atau white eared pheasant tidak akan kawin sampai ayam pegar ersebut berusia dua tahun, dalam musim kawin, kawanan ayam pegar ini akan menjadi ramai/ hiruk-pikuk pada bulan sekitar akhir April. Perkawinan akan berlangsung sampai Juni dan burung pegar ini akan menghasilkan sekitar 4 sampai 7 telur. Masa pengeraman oleh induk betina selama 24-25 hari.


Pegar Bertelinga Coklat/ Brown Eared Pheasant (Crossoptilon Mantchuricum)
Ayam pegar bertelinga coklat atau brown eared pheasant (Crossoptilon mantchuricum) adalah burung pheasant yang memiliki cuvert telinga putih kaku di belakang mata, yang terlihat seperti kumis . Mahkota itu berwarna hitam dengan kulit kepala berwarna merah dan ekornya terdiri dari dua puluh dua bulu putih memanjang yang melengkung, lebar dan berujung gelap. Ayam pegar ini baik pejantan maupun betinanya memiliki ciri yang serupa, yang membedakan antara pejantan dan betina hanya pada postur atau bodinya saja, yaitu ayam pegar bertelinga coklat pejantan mempunyai tubuh yang lebih besar dari pada yang betina, dan pejantan mempunyai taji.

Ayam pegar bertelinga coklat atau brown eared pheasant (Crossoptilon mantchuricum) makanannya berupa dari akar, umbi, dan bahan tanaman. Ayam pegar bertelinga coklat atau brown eared pheasant ( rossoptilon mantchuricum) betina mampu bertelur anta lima sampai delapan telur. Telurnya berwarna hijau pucat dan memakan waktu pengeraman yaitu 28 hari.

Ciri unik dari Ayam pegar bertelinga coklat atau brown eared pheasant (Crossoptilon mantchuricum)  adalah bulu itu sangat khusus, bertanduk coklat , di kepala dan leher berwarna hitam beludru, dan semakin besar ayam pegar ini sedikit demi sedikit akan berubah cokelat, pada tubuh berwarna keputihan dari punggung bawah dan pantat, ekor putih lembut panjang dan ujungnya pada ekor berwarna hitam. Kulit kaki dan kulit kepala berwarna merah, tapi burung ini paling terkenal karena bulu yang seperti kumis berwarna putih yang menonjol yang membentang dari paruh, agak menyerupai kumis yang diangkat. 

Ayam pegar bertelinga coklat adalah ayam suka bergerombol , biasanya tinggal dengan beberapa kawanan antara sepuluh sampai tiga puluh ekor, yang menarik pada ayam ini adalah ayam pegar ini kawin dan hanya mempunyai pasangan satu saja (monogami). Musim kawin dimulai pada pertengahan bulan Maret, saat pasangan pindah ke tempat yang lebih tinggi dan membangun dan mempertahankan wilayah yang terlindungi dengan baik dengan persediaan makanan yang baik. Sarang dibuat di tanah di tempat yang terlindung, ayam pegar dapat bertelur anatara 4-20 telur, dan menetas selama 26 sampai 27 hari .

Burung pegar bertelinga coklat mencari makanan dengan menggunakan paruh kuat untuk menggali akar dan umbi, tapi juga memakan batang, daun, kuncup, buah, biji, serangga dan cacing. Burung pegar bertopi coklat endemik di China utara, termasuk Shanxi, Shaanxi, Hebei dan Beijing barat.


Pegar Bertelinga Biru/ Blue Eared Pheasant (Crossoptilon Auritum)
Pegar Bertelinga Biru/ Blue Eared Pheasant (Crossoptilon Auritum) adalah seekor ayam pegar yang mempunyai ciri ciri bulu berwarna biru keabu-abuan yang besar, panjang tubuh ayam pegar ini sekitar 96 sentimeter (38 in), dengan mahkota hitam beludru, kulit wajah berwarna merah, iris kuning, cembung telinga putih panjang di belakang mata dan kaki yang merah. . Ekornya terdiri dari dua puluh empat bulu abu-abu kebiruan yang memudar melengkung, lebar dan gelap. Antara jenis kelamin pejantan dan betina sangat mirip, yang membedakan antara jantan dengan betina yaitu ayam pegar jantan berukuran lebih besar daripada yang betina.
.
Burung pegar bertelinga biru ditemukan di hutan pegunungan Cina tengah. Makanan ayam pegar bertelinga biru ini terdiri dari buah beri dan bahan sayuran. Ayam pegar ini adalah salah satu burung pegar yang bertubuh paling umum dan paling banyak dari semua jenis ayam pegar.

Spesies ini memiliki penyebaran yang sangat luas, dan karena itu ayam ini tidak mendekati ambang batas untuk jangka lama, Penyebaran ayam pegar ini mempunyai jangkauan dengan luas antara <20.000 km2 dikombinasikan dengan ukuran rentang yang menurun atau berfluktuasi, tingkat habitat / kualitas, atau ukuran populasi dan jumlah kecil lokasi atau fragmentasi parah. Tren populasi nampak stabil, dan karenanya spesies tersebut tidak mendekati ambang batas kepunahan, berdasarkan kriteria kecenderungan populasi (> 30% menurun selama sepuluh tahun atau tiga generasi). Ukuran populasi belum dihitung, namun tidak diperkirakan mendekati ambang batas kepunahan berdasarkan kriteria ukuran populasi (<10.000 individu dewasa dengan penurunan terus diperkirakan> 10% dalam sepuluh tahun atau tiga generasi, atau dengan yang ditentukan struktur populasi). Untuk alasan ini, spesies dievaluasi sebagai Least Concern.


Pegar Cheer/ Cheer Pheasant (Catreus Wallichi)
Ayam Pegar Cheer/ Cheer Pheasant (Catreus Wallichi) mungkin warnanya membosankan dibandingkan dengan spesies ayam pheasant lainnya, tapi ayam cheer pegar atau cheer pheasant ini juga tidak kalah oleh ke khasannya, dengan ciri khas lingkaran coklat yang sempit adalah ke khasannya paling menonjol. Burung pegar jantan memiliki kulit kepala merah, bulu berwarna abu-abu tanda hitam, ekor yang panjang, jambul berwarna hitam kecoklatan. Ukuran betina lebih kecil dari pada si pejantan, bulu agak kusam, dengan kulit kepala merah pucat, jambul pendek dan tajinya lebih kecil dari pada si jantannya.  Panjang tubuh ayam pegar ini antara 90 - 112 cm, panjang ekor pada pejantan yaitu 45 - 58 cm. Sedangkan panjang tubuh betina yaitu antara 61 - 67 cm, panjang ekor betina yaitu antara 32 - 47 cm. Untuk bobot berat badan pejantan yaitu sekitar 1250 - 1800 g, sedang berat badan si betina yaitu antara 900 - 1360 g.

Ayam pegar pejantan mempunyai sifat monogami, yaitu kawin hanya dengan pasangannya saja. Ayam ini berkembang biak di tebing curam saat musim panas dengan jumlah telur antara 10 sampai 11 butir telur. Dalam studi yang dilakukan di Beas Valley bagian atas, ayam pegar heer atau cheer pheasant ini ternyata sensitif terhadap gangguan manusia. 

Burung pegar ini cenderung cukup suka berkelompok sepanjang tahun, menggabungkan diri dengan kawanan burung lima sampai lima belas ekor, namun membentuk pasangan monogami selama musim kawin dari akhir April sampai Juni. Ukuran telur relatif besar, betina bisa mengeluarkan telur antara 10 sampai 14 butir telur. Sarang ini biasanya diletakkan di kaki tebing berbatu di lereng bukit yang curam, dan tersembunyi di rumput- rumput, semak. Telur dierami oleh betina selama 26 hari, meskipun jantan biasanya tetap dekat, tetapi si jantan akan tetap membantu berdiam dan melindungi anak ayam yang baru menetas . Jika anak ayam diganggu, kedua induk ayam pegar ini akan melakukan perlawanan kepada si pengganggua dan sang pejantan akan melawan kepada si pengganggu.

Sebagian besar makanan burung pegar adalah akar, umbi, umbi, biji, belatung, kumbang, siput, larva dan cacing serangga. Untuk akar, umbi dan cacing ayam ini menggali dengan paruhnya yang besar. Benih, buah beri, rumput dan daun dari atas tanah mungkin juga ada termasuk dalam daftar makanannya. Dalam mencari makanan dilakukan di pagi dan malam hari, biasanya berpasangan atau kadang-kadang dalam kelompok keluarga. 

Burung pegar cheer tersebar di dataran tinggi dan semak belukar di wilayah Himalaya di Indi, Nepal, Kashmir dan Pakistan . Mereka ditemukan terutama di sebelah barat Nepal, Kumaon, Garhwal, Tehri Garhwal, Simla States, Bussahir, Kullu, Chamba sampai di sekitar Distrik Hazara.


Pegar Reeve/ Reeves's Pheasant (Syrmaticus Reevesi)
Ayam Pegar Reeve/ Reeves's Pheasant (Syrmaticus Reevesi) mempunyai bulu yang berpola ini dapat langsung dikenali, kareana pada ayam pegar reeve memiliki bulu ekor terpanjang dari spesies burung manapun. Ayam pegar jantan memiliki bagian atas berwarna keemasan cerah, dengan batas berwarna hitam, dan pada setiap bulu juga akan dibatasi dengan warna hitam sehingga penampilan terlihat gagah, sementara bulu dada bagian atas berwarna hitam lebih gelap sampai hitam, bulu bagian bawahnya berwarna putih, berujung hitam. Ekor lancur berwarna oranye panjang sehingga ayam pegar jantan ini sangat mencolok dengan warna hitam dan putih, dan kepala dan lehernya berwarna putih, dikelilingi topeng hitam khas di mata dan kerah hitam di leher. Sedangkan pada betina memiliki ekor yang lebih pendek daripada jantan, dan seperti kebanyakan burung pegar, berwarna lebih kusam, berbintik coklat putih, memberikan kamuflase yang sangat baik disaat si betina sedang mengerami telurnya. 

Burung pegar Reeves endemik hutan cemara di tengah dan timur China. Ayam pegar diperkenalkan untuk tujuan olahraga dan hiasan di Amerika Serikat , Republik Cheska , Prancis dan Inggris . Di tiga negara terakhir, ayam pegar sewaktu kecil dilepaskan agar dapat tumbuh dan berkembangbiak, digunakan untuk tujuan olahraga berburu, juga ada yang dilepaskan yang sudah besar dalam skala kecil untuk ditembak.

Ayam pegar reevev's pejantan mempunyai ukuran panjang sekitar 210 cm (83 in) dan berat 1.529 g (3.371 lb). Ayam pegar ini disebutkan dalam Guinness World Records edisi 2008 karena memiliki bulu ekor alami terpanjang dari setiap spesies burung; sebuah catatan yang sebelumnya dipegang oleh petarung argus . Ekor ayam pegar ini bisa mencapai panjang hingga 2,4 m (7,9 kaki). Sedangkan untuk betina berukuran panjang 75 cm (30 in) dan berat 949 g (2,092 lb). Ayam pheasant betina berukuran hampir sama dengan pheasant umum jantan lainnya.

Ayam Pegar Reeves adalah ayam yang bisa dan mampu mentolerir cuaca panas dan dingin. Ayam pegar ini memilih tempat untuk bersarang di tempat yang lebih tinggi. Ayam pegar enis reeves mampu menghasilkan telur sekitar 7-14 butir telur pada bulan April atau Mei. Masa pengeramannya sekitar 24-25 hari.Makan yang dikonsumsi ayam pegar ini adalah bahan nabati, termasuk biji dan sereal.

Ayam pegar Reeves mengelompok sekitar enam individu (kadang-kadang berusia sepuluh atau lebih di musim gugur dan musim dingin), pada saat bulan maret menyebar ke kelompok yang lebih kecil pada saat musim kawin. Ayam pegar pejantan akan menandai wilayahnya untuk menarik betina dengan suara dan sayapnya akan digunakan untuk menarik si betina pada dari bulan Maret sampai awal Juni. Pejantan umumnya memiliki ukuran wilayah yang lebih kecil selama bulan-bulan musim dingin, meskipun wilayah 'inti' yang sama kadang digunakan oleh ayam Pegar Reeves lainnya. Ayam pegar pejantan memperlihatkan kesetiaan yang kuat terhadap pasangannya, dan biasanya kembali ke wilayah yang sama setiap tahun. Burung pegar ini dianggap  monogami , tapi kadang-kadang  melakukan poligami. Betina mampu bertelur antara 6-10 telur, dan tempat untuk dijadikan sarangnya berada ditanah, biasanya di bawah semak atau di rumput. Pengeraman berlangsung 24 sampai 25 hari dan dilakukan oleh betina sendirian.


Pegar Elliot/ Elliot's Pheasant (Syrmaticus Ellioti)
Ayam Pegar Elliot atau nama lain dalam bahasa inggisnya yaitu Elliot's Pheasant (Syrmaticus ellioti) adalah burung yang mempuntai tanda dengan ekor yang panjang. Ciri ciri pada ayam ini untuk pejantannya berwarna coklat kemerahan dengan warna kepala abu-abu keputihan dan tenggorokan hitam. Perutnya putih dan ada batang putih di sayap dan bahu. Bagian bawah punggung dan ekornya dilipat dengan warna abu-abu dan kemerah merahan dengan garis hitam. Sedangkan pada ciri ciri ayam pegar elliot betina umumnya berwarna kusam daripada jantan, dengan warna coklat keabu-abuan lebih banyak. Mereka tidak memiliki bahu dan batang sayap yang terlihat seperti pejantan dan memiliki ekor yang lebih pendek dengan batasan yang kurang jelas. Ayam pegar remaja lebih kusam daripada wanita dan memiliki tenggorokan putih. Sewaktu terbang, pada spesies jenis ini menghasilkan suara yang terdengar seperti mendengung, dan suara kokoknya seperti terkekeh dan melengking

Burung pegar Elliot adalah endemik di provinsi China tenggara ( Guizhou , Hubei , Anhui , Zhejiang , Fujian , Jiangxi , Hunan , Guangxi dan Guangdong ), di mana tinggal di hutan cemara dan pegunungan pada ketinggian 200-1.900 m (660-6.230 kaki ). Makanannya utama terdiri dari biji bijian, daun dan buah beri. Panjang ayam ini bisa sampai 80 cm (31 in). Sedangkan untuk ayam berkelamin betina lebih kecil, panjangnya 50 cm (20 in). Ayam ini mempunyai warna kusam coklat dengan tenggorokan kehitaman, perut keputihan.

Sistem pembiakan ayam pegar ini 'poligini', yang berarti bahwa satu pasangan jantan dengan lebih dari satu betina, pada spesies ini ayam pejantan biasanya memiliki dua atau tiga pasangan. Pejantan akan mengambil bagian dalam membuat sarang, pengeraman ataupun dalam merawat anak ayam. Betina bertelur di antara pertengahan bulan Maret dan akhir Mei, dengan jumlah telur antara 4 sampai 12 telur, meskipun ukuran rata-rata bertelurnya cenderung 5 sampai 8 butir telur.
Pheasant Elliot pertama kali dijelaskan pada tahun 1872 oleh Robert Swinhoe , dengan nama "Phasianus ellioti" dari Ningpo , provinsi Zhejiang, Cina. Juru bicara ellioti khusus memperingati ahli ornitologi Amerika Daniel Giraud Elliot, Robert Swinhoe menjelaskannya kurang lebihnya demikian:

"Memiliki banyak karakteristik yang mencolok, akan mudah untuk menemukan nama yang sesuai untuk menandai spesies, namun dengan melihat daftar burung pegar saya menemukan bahwa tidak ada yang menyandang nama Elliot, dan ini mengejutkan saya bahwa itu salah. untuk memungkinkan karya megahnya pada subjek ditutup tanpa sosok seekor burung yang dipersembahkan untuk dirinya sendiri. Nama umum alternatif untuk spesies ini termasuk burung pheasant bertopang Cina dan nama pemberian dari Robert Swinhoe untuk burung pegar ini telah direstui dan didukung oleh pemerintah China pada saat itu.


Pegar Ekor Balok/ Mrs Hume's Pheasant (Syrmaticus Humiae)
Meskipun sangat mirip dengan Ayam Pegar Elliot ( Syrmaticus ellioti ), jantan spesies ini dapat dibedakan dengan warna merah kemerahan dalam dari perut dan sisi panggulnya , dan kilau biru-biru yang mengkilap dari leher, dada bagian atas dan sayapnya. Jambul dan tengkuknya berwarna coklat zaitun, dan bagian belakang dan sayapnya adalah perunggu merah metalik yang kaya dengan semburat keunguan, dengan tiga batang putih mencolok di sayap atas. Berbeda sekali dengan warna coklat muda yang seperti ini, punggung bawah dan pantatnya berwarna biru tua dan putih, sementara ekornya yang panjang berwarna abu-abu keperakan dengan batang hitam dan kemerahan. Seperti burung pegar ekor panjang lainnya ( Syrmaticus spp.), Burung ini memiliki permukaan mata merah yang mencolok di sekitar matanya. Untuk ayam pegar betina mempunyai warna abu-abu dengan tanda hitam dan cokelat

Ayam Pegar Ekor Balok/ Mrs Hume's Pheasant itu kawin secara poligami, ayam jantan akan kawin dengan betina yang berjumlah sekitar 2 sampai 3 ekor ayam betina. Musim kawin berlangsung dari bulan Februari sampai Juli, bertelur yang dimulai pada bulan Maret. Betina bertelur 6 sampai 10 buah telur di sarang daun kering, ranting dan bulu di tanah, dan sang betina akan mengerami telurnya sekitar 24 sampai 28 hari. Ayam pegar ini makanan utamanya adalah buah, biji, kuncup daun, dan akar, juga cacing, siput dan serangga. Ayam Mrs Hume's Pheasant ( Syrmaticus humiae ), juga dikenal sebagai pheasant ayam pheasant besar, panjang tubuh pada ayam pejantan sampai 90 cm.

Pheasant ditemukan di seluruh habitat hutan di China, India, Burma dan Thailand. Ayam pegar betina bisa bertelur antara 3 sampai 12 butir telur, cangkang telur mempunyai warna putih krem yang diletakkan dalam sarang daun, ranting dan bulu. Nama ayam pegar Mrs Hume's Pheasant tersebut digunakan untuk memperingati Mary Ann Grindall Hume, istri naturalis Inggris di India Allan Octavian Hume dari negara Manipur, Mizoram. Ayam pegar mrs hume biasa bersarang di tempat hutan cemara kering (terutama ek), hutan jenis konifera (terutama pinus) dan campuran konifer-lebar di lereng bukit berbatu yang curam, dikelilingi oleh semak dan dataran yang berumput, antara 740 dan 2.400 meter di atas permukaan laut.


Pegar Mikado/ Mikado Pheasant (Syrmaticus Mikado)
Burung pegar Mikado dipuja sebagai burung nasional Taiwan dan sering disebut secara lokal sebagai "raja kabut". Dengan bulu hitam keunguannya yang berkilauan, jantan burung pheasant berukuran besar, anggun, ekor panjang ini lebih gelap dari spesies genus lainnya. Berbeda dengan pegar yang lain bulu hitam lainnya, pada pegar hitam ini yang mengilap adalah balok putih mencolok pada pantat, ekor dan sayap, dan kuku merah warna merah terang. Betina lebih kecil, dengan bulu berwarna zaitun coklat ditutupi bintik-bintik pucat, dan bulu ekornya berwarna coklat kemerahan dengan batang horizontal hitam jernih
Panjang tubuh pada pejantan pegar ini adalah 87,5 cm, sedang panjang tubuh betina adalah 53 cm. Ekor pada pejantan mempunyai panjang 49 - 53 cm, sedang pada panjang ekor sibetina: 17 - 22,5 cm. Warna bulu pada pegar pejantan gelap dengan bulu yang membiaskan dengan warna biru atau ungu, dengan garis-garis putih pada sayap dan ekornya. Pada warna bulu si betina berwarna coklat dan mempunyai bintik coklat dan putih. Bulu ekor panjang ayam pegar yang bergaris pada si pejantan digunakan oleh orang asli Aborigin sebagai hiasan kepala dan gaun. Jenis spesimen burung pegar terdiri dari dua bulu ekor yang diperoleh pada tahun 1906 oleh kolektor Walter Goodfellow dari gaun kepala salah satu pekerjanya. Itu digunakan untuk menghormati Kaisar Jepang, di mana Taiwan diduduki. Nama Tionghoa, 帝雉 ( dizhi ) juga diterjemahkan menjadi "Emperor Pheasant."

Burung pegar akan sering keluar ke tempat terbuka baik dalam hujan ringan atau setelah hujan lebat, di mana kabut menyelimuti mereka. Mereka cenderung menyendiri atau berpasangan, sering diam, namun waspada. Ayam pegar ini biasanya dapat mentolerir kehadiran manusia dan memungkinkan untuk mengamati mereka dari dekat, terutama di daerah di mana mereka telah terbiasa dengan manusia memberi mereka makan. Bila terganggu, mereka akan perlahan dan hati-hati mencari tempat berlindung di sekitar vegetasi, dan ayam pegar ini tidak akan panik. Tetapi jika ayam pegar ini merasa tidak nyaman, maka ayam pegar ini akan terbang dalam jarak pendek, meluncur menuruni lereng gunung. Pada ayam jantan mempunyai wilayah  teritorial, dengan luas radius sekitar 200-400 meter. Kedua jenis kelamin membuat suara gumaman lembut saat memberi makan, dan si pejantan membuat panggilan ke arah ke dalam saat memperjuangkan pasangan atau wilayah mereka.

Burung pegar akan sering berjalan untuk mencari makan (makanan berbagai buah, daun, tumbuh-tumbuhan, biji-bijian dan invertebrata) pada saat bersamaan, seperti ayam, di hutan dan jalur gunung, terutama pada hari-hari hujan dan berkabut. Musim kawin ayam Mikado berlangsung dari bulan Maret sampai Juni. Burung pegar Mikado membangun sarang mereka terutama dengan dahan yang mati, daun yang jatuh, rumput kering dan bulu di lubang pohon atau di bawah batu. Betina biasanya dapat mengeluarkan 3 sampai 8 telur berwarna krem, Si induk menerami telur sekitar 26-28 hari untuk menetas. Anak sudah bisa mandiri dan tidak akan mengikuti si induk sewaktu anak tersebut berusia 6 bulan.


Pegar Tembaga/ Copper Pheasant (Syrmaticus Soemmerringi)
Spesies burung pheasant berekor panjang ini ( Syrmaticus spp.) Dinamai untuk bulu hewan merah metalik, seperti warna tembaga kemerah merahan. Bagian kepala dan leher berwarna merah kemerahan yang seragam, dan permukaan kuku yang mencolok mengelilingi mata, sementara bagian bawahnya lebih pucat dan kusam warnanya. Namun, variasi yang besar ada baik secara individu maupun menurut distribusi, dengan pejantan dari subspesies paling selatan berwarna lebih gelap dan lebih kaya warna, walaupun masih ada perdebatan besar mengenai validitas klasifikasi ini. Betina berwarna coklat kemerahan yang diwarnai dengan coklat kehitaman, dan dengan tanda-tanda gelap yang pekat di sayap. Sementara jantan memiliki ekor yang sangat panjang, agak pendek dan lebar pada betina.

Ciri pada burung pegar ini adalah dengan bulu merah kemerahan tembaga yang banyak, paruh kekuningan, iris coklat dan kulit kepala merah. Pada ayam pegar betina mempunyai ciri coklat dengan bagian atas coklat keabu-abuan dan warna coklat gelap kekuning kuningan di bawahnya. Pejantan mempunyai kaki pendek yang berwarna keabu abuan, Ciri ini tidak dipunyai oleh ayam betina. Tubuh ayam pegar mempunyai panjang sampai 87,5-136 cm (34,5-54 inci) sedangkan ukuran tubuh betina mempunyai panjang mencapai 51-54 cm (20-21 inci).

Musim kawin dimulai pada bulan Maret sampai Mei. Ayam pegar ini adalah salah satu ayam pegar yang paling mencolok, dengan ritual pacaran yang spektakuler dan panjang. Dalam tampilan, ayam mengembangkan bulu di kepalanya, leher dan bulu-bulu tubuh. Jumlah telur sekitar 6 sampai 13, biasanya 7 ekor butir, dan kemudian dierami selama 24 sampai 25 hari. Makanan terdiri dari biji pohon ek dan biji yang ada ada di hutan. Serangga, cacing tanah, dan bahkan kepiting kecil. Menghuni hutan jenis konifera, melingkar dan campuran dengan semak lebat, dan juga pegunungan yang tinggi, sampai 1.800 m dpl


Pegar Hijau/ Green Pheasant (Phasianus Versicolor)
Burung Pegar Hijau atau Green Pheasant adalah ayam pegar kebanggan Jepang. Burung pegar adalah salah satu kelompok ayam pegar yang paling banyak corak warnanya di dunia. Dari 11 marga ada 35 jenis burung pegar. Ayam pegar adalah spesies yang paling berwarna. Pejantan jauh lebih berwarna daripada betina.

The Green Pheasant dengan nama ilmiah Phasianus versicolor, juga dikenal sebagai Japanese Pheasant, yang merupakan endemeik atau asli berasal dari Kepulauan Jepang. Pada ayam pejantan mempunyai ciri ciri yang dapat dibedakan dengan spesies lainnya, yaitu bulu hijau gelap di dada dan punggung, memiliki leher ungu warna-warni, kulit wajah berwarna merah dan ekor hijau keunguan. Sedangkan ciri pada sibetina lebih kecil daripada si pejantan dan memiliki bulu cokelat kusam dengan bintik hitam.

Fakta Menarik Tentang Burung Pheasant Hijau
  1. Pheasant Hijau jantan cukup unik untuk bulu hijau gelap khasnya, leher ungu, wajah merah dan ekor ungu-hijau.
  2. Pheasant Hijau berwarna-warni itu endemik ke Jepang dan merupakan "ayam nasional" Jepang. Hal ini juga secara informal disebut Japanese Pheasant.
  3. Pheasant hijau sangat umum di Jepang dan merupakan ayam paling populer di negara itu. Hukum melarang pelepasan kolusus Phasianus di sebagian besar wilayah Jepang. Pheasant Hijau jarang berhubungan dengan ayam pegar endemik lainnya di Jepang, si Pheasant Tembaga, namun ada beberapa laporan tentang hibrida di alam bebas.
  4. Musim panas membawa banyak ancaman pada ayam pegar muda, dan sekitar 35 persen anak ayam mati dalam 6 sampai 10 minggu pertama setelah menetas.
  5. Ayam betina akan mengadopsi ikan anak ayam yang telah kehilangan ibu mereka sendiri, dan seekor ayam betina dengan anak muda dari dua atau lebih kelompok usia tidak biasa.
  6. Pada akhir musim panas dan awal musim gugur, burung pegar sering ditemukan di daerah di mana mereka cenderung menemukan sumber serangga dan sayuran yang banyak.
  7. Ayam jantan dewasa pada akhir Juli dan awal Agustus jarang terlihat dikarenakan ganti bulu (ngebung). Setelah bulu ayam baru mereka tumbuh, ayam ini mulai terlihat.
  8. Petani tua tidak menganggap sebagai hama tetapi sebagai kelompok keluarga, dan petani muda mulai menegaskan independensi mereka
  9. Ini adalah   burung nasional   dari Jepang


Pegar Kaukasus/ Common Pheasant (Phasianus Colchicus)
Ayam pegar ini adalah yang paling umum di ternakan di Indonesia, disamping ayam pegar jenis Gold Pheasant. Ayam pegar ini didi Indonesia umumnya dengan nama pheasant ring neck, kenapa ayam ini diberi nama pheasant ring neck? Karena ada tanda warna putih mengitari lehernya, seperti kalung di leher yang berwarna putih. Di Indonesia dapat dengan mudah mencari bibit yang dijual, induk, bahkan telurnya yang dijual, banyak yang  menjual telurnya di toped, ataupun di bukalapak, masalah harga tanya aja pelapaknya, sebab aku belum punya ayam pegar, hehehe.....

Ayam pegar (Phasianus colchicus) diperkenalkan ke Inggris oleh orang Romawi dan Normandia, perkenalan lebih lanjut dari berbagai ras (atau 'subspesies') telah dilakukan sejak dulu. Seperti spesies lainnya, pejantan mempunyai ekor yang panjang, mata merah terang di sekitar mata, tubuh berwarna kemerahan, dan kepala hijau atau kebiruan yang berwarna-warni, yang sering dipisahkan dari tubuh oleh warna putih dilehernya. Betina lebih pucat warnanya, dengan bintik dan coretan, yang memberi kamuflase yang baik. Panjang tubuh pada pegar ini 70-90 cm, panjang ekor 35-45 cm, Sedang panjang tubuh betina adalah 55-70 cm, panjang ekor 20-25 cm.

Makanan pegar ini adalah mencakup benih, akar, beri, daun, dan serangga. Umumnya pada perkawinan ayam ini satu pejantan akan dikawinkan dengan lebih dari satu betina, betina melakukan tugas bersarang dan memelihara anak ayam sendirian. Pada akhir April, betina akan bertelur antara 7 dan 15 butir telur diletakkan di sebuah lubang rumput di tanah. Anak ayam menetas antara 23 dan 27 hari kemudian, dan menjadi mandiri setelah 12 sampai 14 hari.


Kembali Ayam Pegar Halaman 3               Kembali Ke Unggas              Selanjutnya Ayam Pegar Halaman 5

Related : Berbagai Jenis Ayam Pegar atau Pheasant 4

3 Komentar untuk "Berbagai Jenis Ayam Pegar atau Pheasant 4"

Baru tahu ada ayam jenis seperti ini. Nice info kak. :)

Mirip burung nih ayam, tapi keren gan ayam nya.. Nice info